Monday, 12 July 2010

ToniJack’s Indonesia


Pada tanggal 1 Oktober 2009 lalu telah hadir sebuah restoran cepat saji yang baru dengan nama ToniJack’s Indonesia. Restoran cepat saji ini adalah asli produk Indonesia. Pemiliknya adalah bekas pemilik waralaba McDonald Indonesia yaitu Bp Bambang Rachmadi. Bagi kalian yang menyukai "fried chicken" dan CINTA terhadap produk Indonesia sekarang sudah punya langganan baru yaitu ToniJack’s. Jangan ragu-ragu, ajak teman-teman, saudara, keluarga untuk makan disana, siapa lagi yang akan membesarkan Indonesia kalau bukan kita semua. Mau tau slogannya apa? Ini dia: "Better Than That One", tau artinya kan .... ya itu dia!!!


Menurut Didit Permana, Direktur Utama ToniJack's Indonesia, restorannya mengusung konsep yang berbeda dengan perusahaan makanan cepat saji lainnya yang sudah ada di Indonesia. “Konsep yang kami usung adalah ada makanan cepat saji ayam goreng, pizza, yoghurt, dan cafe. Ini yang membedakan dengan lainnya,” kata Didit.

Supaya penasarannya nggak kelamaan berikut lokasi yang dapat anda kunjungi segera: Sarinah Thamrin,Melawai Plaza, Blok M Plaza, Arion, Kelapa Gading, Sunter, Bandung Indah Plaza, Tunjungan Plaza Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta, ITC Mangga Dua, Citra Land, Gajah Mada Plaza, Kebon Jeruk dan Solo yang baru saja dibuka bulan Juni 2010 lalu. Menurut rencananya ToniJack akan menambah enam gerai lagi dalam tahun ini yaitu dua di Jakarta, dua gerai di Bali dan masing-masing satu gerai di Surabaya dan Malang.

Jangan lupa bahwa China sekarang menjadi negara yang maju perekonomiannya karena masyarakatnya mencintai produk dalm negerinya sendiri. Begitu juga dengan India juga menyusul China karena penduduk mereka banyak dan nggak takut pada ancaman resesi karena kalau semua penduduk menggunakan dan mengkonsumsi produk lokal dengan penduduk yang bejibun pasti tetap bertahan. Maka dari itu, percayalah dengan kekuatan bangsa kita sendiri yang secara kuantitas juga cukup besar dan tentunya berpeluang sama dengan kedua negara Asdia di atas. Bangun.... dan cepat bangun. Nggak usah bangga dengan produk orang lain kalau kita akhirnya diperbudak dan dibanjiri oleh produk mereka yang belum tentu juga berkualitas. Cukuplah kita kebanjiran air setiap tahun tapi tetap maju dengan kemampuan bangsa sendiri.

No comments: