Friday, 11 April 2008

Nilai UN Tak Ada Minus

Penilaian hasil lembar jawaban ujian nasional tidak menggunakan model pengurangan nilai atau minus pada jawaban yang salah. Sistem penilaian tersebut agar tidak merugikan siswa dan bertujuan untuk melihat kompetensi yang dikuasai siswa terhadap suatu mata pelajaran.

Pada pelaksanaan ujian nasional tahun-tahun sebelumnya sempat beredar kabar diantara siswa-siswa SMA dan SMK bahwa jawaban yang salah akan mengurangi nilai (minus satu). Model penilaian tersebut biasanya digunakan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
"Sebagai contoh, jika dari 40 soal ujian, seorang siswa menjawab dengan benar sebanyak 10 soal, berarti kompetensi yang dikuasai oleh siswa untuk mata pelajaran itu sebesar 25%", ujar Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Djemari Mardapi, Rabu (9/4).
Dia mengatakan, bobot soal telah diperhitungkan dan ditafsirkan sesuai dengan target penguasaan kompetensi siswa. "Jika siswa sudah menguasainya, seharusnya dapat menjawab soal tersebut dalam waktu yang telah ditentukan. Kalau siswa tak dapat menjawab atau mengosongkan jawaban, berati dia belum menguasai kompetensi tersebut", ujarnya. (Kompas (10/4) hal. 12.

2 comments:

Anonymous said...

Weh!!!!!!

Gak usah atek acara minus-minusan. Wong gag gawe minus ae akeh sing gag lulus. Bayangno lek atek minus. gag lulus kabeh laan. Trus lek akeh sing gag lulus kelas 2 ne akeh sing gag munggah laan. Trus biaya skul 1 taon pemerintah gelem nanggung????

Camkan baek-baek
Waspadalah!!!!!!

Eric CANIAGO said...

Anda benar semoga semuanya berjlan lancar dan menggembirakan ....Lulus kabeh...